Rabu, 09 Maret 2011
Siap-Siap, Tiket Kereta Api Naik 5-10%
JAKARTA - Tiket kereta api diperkirakan akan mengalami kenaikan sekira 5-10 persen pada bulan depan. Utamanya, kenaikan tiket tersebut untuk kelas bisnis dan eksekutif.
"Tiket kereta naik 5-10 persen untuk kelas bisnis dan eksekutif. Itu karena biaya operasional yang tinggi. tiket kereta api bisnis dan eksekutif belum pernah naik selama dua tahun," ungkap Direktur Utama PT Kereta Api, Ignasius Jonan saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (9/3/2011). Dijelaskannya, kenaikan tersebut dikarenakan oleh biaya operasional yang mengalami kenaikan, serta untuk gaji pegawai. Namun demikian, dia menambahkan bila kenaikan untuk tarif ekonomi domainnya berada di menteri perhubungan. "Selain biaya operasional, biaya spare parts mahal, ditambah gaji pegawai," bebernya.
Sekadar informasi, kontribusi untuk pendapatan dari angkutan barang sekira 50 persen, 40 persen dari penumpang, dan 10 persen dari properti. Sementara biaya operasional rata-rata per tahun mencapai sekira Rp6 triliun.
"Kontribusi dari kereta untuk angkutan barang 50 persen. tiket penumpang 40 persen, 10 persen properti. biaya operasional sendiri rata-rata Rp6 triliun," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Freddy Numbery menyatakan ada tiga hal yang harus dikerjakan pemerintah dan PT Kereta Api (PT KA) sebelum tarif tiket kereta dinaikkan. Yang pertama adalah adanya payung hukum untuk penyelesaian masalah standar pelayanan minimal.
Kedua adalah sosialisasi mengenai kenaikan tarif kereta kepada masyarakat serta yang terakhir dalah dikeluarkanannya Perintah Operasional (PO).
"Kalau tiga hal ini belum dikerjakan maka belum berlaku, tapi sebelum saya tanda tangan harga sudah dinaikkan itu tidak benar, dan saya tidak akan keluarkan surat itu sebelum disiapkan. Hanya seribu rupiah tapi dampaknya besar," ungkap Freddy, beberapa waktu lalu.
Freddy juga mengharapkan, kenaikan tarif ini sudah bisa diberlakukan mulai bulan April atau akhir Mei. Karena menurutnya pula, mengenai kenaikan tarif tersebut harus di evaluasi degan baik.
"Mudah-mudahan April jalan atau akhir Mei. Kita sudah bilang mengenai tarif yang ada harus evaluasi dengan baik. karena ada masyarakat yang dirugikan juga," ungkapnya.(ade). Sumber: Okezone.d12n
HTML Comment Box is loading comments...

