Berbuat kesalahan itu kekurangan manusia, namun belajar dari kesalahan itu kelebihan manusia....

Minggu, 01 Mei 2011

Riset: Belajar Kelompok Ternyata Kurang Efektif


NEW YORK - Dua kepala ternyata tidak selalu lebih baik dari satu. Setidaknya dalam hal belajar dan mengingat sesuatu.

Berdasarkan studi terhadap memori yang dilakukan Supama Rajaram, seorang psikologis di Stony Brook University, pelajar mengingat lebih sedikit fakta ketika belajar berkelompok ketimbang ketika belajar seorang diri.

Secara keseluruhan, kelompok belajar mengingat lebih banyak hal dibandingkan ketika belajar seorang diri. Namun anggota kelompok itu tidak mampu memaksimalkan potensi memori mereka sehingga tidak bisa memanggil kembali (recall) fakta-fakta yang telah mereka ingat sebanyak pelajar yang belajar sendir.
Meski demikian, Rajaram menggarisbawahi bahwa memori orang lain bisa memperkaya ingatan kita. Contohnya, seseorang bisa secara tiba-tiba mengigat sebuah fakta yang sudah terjadi jauh di masa lampau ketika mendengar orang lain bercerita.

Sebelumnya, psikolog tidak terlalu menaruh perhatian terhadap aspek sosial dari memori. Kebanyakan studi fokus terhadap kemampuan mengingat individu dan mencari tahu apa yang menyebabkan seseorang lebih sulit ataupun lebih mudah mengingat sesuatu.

"Jika sebuah kelompok kecil bisa membentuk ulang memori, kita bisa lihat bagaimana seseorang memiliki perspektif atau sudut pandang tertentu," jelas Rajaram seperti dilansir LiveScience, Jumat (29/4/2011).

"Hal itu bisa digunakan sebagai model tentang bagaimana identitas serta sejarah kolektivitas terbentuk," lanjutnya.

Anggota kelompok belajar bisa mengganggu ingatan anggota lainnya dengan mempengaruhi satu sama lain tentang kebiasaan belajar mereka. Setiap orang tentu memiliki metode tersendiri untuk menggali ingatan mereka, sehingga belajar dengan orang lain bisa mengganggu kebiasaan itu.

Selain itu, ada juga faktor yang disebut 'penularan sosial', di mana salah satu anggota kelompok mengingat sesuatu yang sebenarnya tidak tepat. Kesalahan informasi itu akan terpatri dalam benak anggota lainnya sebagai sesuatu yang benar.

Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Current Directions in Psychological Science.(d12n). Okezone

HTML Comment Box is loading comments...